Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas sedikit seluk beluk File System pada Linux. Simak ya..
File System adalah struktur logika yang digunakan untuk mengendalikan akses terhadap data yang ada pada harddisk. Terdapat berbagai jenis-jenisnya dan penggunaan algoritma yang berbeda. Semakin baru jenis dari sebuah File System, maka semakin bagus pula kualitas dari File System tersebut.
Tipe-tipe file system adalah sebagai berikut.
1. File System Disk
adalah File System yang didesain untuk menyimpan data pada sebuah media penyimpanan data.
2. File System Flash
adalah File System yang didesain untuk menyimpan data pada media flash memory.
3. File System Database
adalah sebagai perbaikan bagi Manajemen terstruktur hirarkis, file diidentifikasi oleh karakteristiknya, seperti tipe file, topik, pembuat atau metadata yang sama.
4. File System Transaksional
Setiap operasi disk dapat melibatkan perubahan ke sejumlah file dan struktur disk yang berbeda. Dalam banyak kasus, perubahan ini berhubungan. Hali in iberarti bahwa operasi ini dieksekusi pada waktu yang sama.
5. File System Jaringan
adalah File System yang bertindak sebagai klien untuk protokol akses file jarak jauh, memberikan akses ke file pada sebuah server.
6. File System untuk Tujuan Khusus
adalah File System yang tidak termasuk disk file system atau file system Jaringan. Termasuk dalam kategori ini adalah sistem dimana file ditata secara dinamis oleh software, ditujukan untuk tujuan tertentu seperti untuk komunikasi antar proses komputer atau space file sementara.
7. File System Journaling
adalah File System yang mencatat perubahan ke dalam jurnal (biasanya berupa log sirkuolar dalam area tertentu) sebelum melakukan perubahan ke file system. File system seperti ini memiliki kemungkinan yang lebih kecil mengalami kerusakan saat terjadi power failure atau system crash.
Virtual file system adalah suatu lapisan perangkat lunak dalam kernel yang menyediakan interface sistem berkas untuk program userspace. Virtual file system berfungsi agar berbagai sistem berkas yang berbeda dapat di akses oleh aplikasi komputer dengan cara yang seragam. VPS menyediakan antarmuka antara system call dengan system yang sesungguhnya.
Dentry atau Directory Entry merupakan sebuah struktur data yang memiliki tugas sebagai penerjemah nama berkas ke inode-nya.
Inode abstraksi VFS untuk berkas. Setiap berkas, directory, dan data lainnya pada VFS direpresentasikan oleh satu dan hanya satu VFS inode. VFS inode hanya terdapat di memori kernel dan disimpan di inode chace selama masih dibutuhkan oleh sistem.
Filesystem in Userspace (FUSE) merupakan mekanisme sistem operasi untuk sistem operasi Unix-like yang memungkinkan pengguna tidak ber-hak istimewa menciptakan file system mereka sendiri tanpa mengubah kode kernel. Hal ini dicapai dengan menjalankan kode file system di userspace, sedangkan modul FUSE hanya menyediakan "jembatan" untuk antarmuka kernel yang sebenarnya. Cara instalasinya adalah sebagai berikut. (disini saya menggunakan Ubuntu Linux)
Installasi FUSE:
1. Download FUSE dari http://fuse.sourceforge.net/ pada bagian Download stable release
2. Extract file tar.gz dan masuk ke direktori FUSE. (tar –xvzf fuse-2.9.4.tar.gz)
3. Lakukan installasi FUSE dengan cara :
a. Gunakan hak akses super user (sudo su)
b. Ketikkan perintah ./configure
c. Ketikkan perintah make
d. Ketikkan perintah make install
4. FUSE siap digunakan
Dan cara membuat File System sendiri menggunakan fuse adalah sebagai berikut.
Cukup sampai sini dulu tutorial hari ini, semoga dapat membantu, makasihhh :))
Setiap sistem berkas yang di-mount akan direpresentasikan oleh sebuah VFS Superblock. Superblock digunakan untuk menyimpan informasi mengenai partisi tersebut.
Filesystem in Userspace (FUSE) merupakan mekanisme sistem operasi untuk sistem operasi Unix-like yang memungkinkan pengguna tidak ber-hak istimewa menciptakan file system mereka sendiri tanpa mengubah kode kernel. Hal ini dicapai dengan menjalankan kode file system di userspace, sedangkan modul FUSE hanya menyediakan "jembatan" untuk antarmuka kernel yang sebenarnya. Cara instalasinya adalah sebagai berikut. (disini saya menggunakan Ubuntu Linux)
Installasi FUSE:
1. Download FUSE dari http://fuse.sourceforge.net/ pada bagian Download stable release
2. Extract file tar.gz dan masuk ke direktori FUSE. (tar –xvzf fuse-2.9.4.tar.gz)
3. Lakukan installasi FUSE dengan cara :
a. Gunakan hak akses super user (sudo su)
b. Ketikkan perintah ./configure
c. Ketikkan perintah make
d. Ketikkan perintah make install
4. FUSE siap digunakan
Dan cara membuat File System sendiri menggunakan fuse adalah sebagai berikut.







